TelkomVision (nama resmi perusahaan
PT Indonusa Telemedia) adalah perusahaan patungan antara Telkom Indonesia dan Trans Corp yang bergerak di bidang stasiun televisi berlangganan dengan kantor pusat yang berada di Jakarta, Indonesia. Saat ini TelkomVision memberikan layanan siaran televisi kabel, televisi satelit, dan televisi protokol internet. TelkomVision menyiarkan siarannya lewat satelit Telkom-1 (C-Band).
Logo Telkomvision Sekarang
Sejarah perusahaan
Logo pertama Telkomvision dari Maret 2004 sampai 23 September 2007.
TelkomVision didirikan pada tanggal 7 Mei 1997 oleh empat perusahaan konsorsium yaitu PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom), PT Rajawali Citra Televisi Indonesia
(RCTI), PT Telekomindo Primabhakti dan PT Datakom Asia dan kemudian
terus tumbuh dan berkembang dalam bisnis siaran televisi berlangganan di
Indonesia.
Seiring dengan perkembangan bisnis tersebut, TelkomVision mengalami
beberapa kali perubahan struktur kepemilikan saham dan Telkom sebagai
salah satu BUMN
sekaligus perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia mencoba untuk
tetap eksis menjadi pemegang saham mayoritas TelkomVision dengan
kepemilikan saham saat ini sebesar 99,54 % dan sebesar 0,46% saham
TelkomVision dimiliki oleh PT Multimedia Nusantara (METRA) dengan total
modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp. 647,5 Milyar posisi 31
Desember 2011.
Sebagai perusahaan yang mayoritas sahamnya sempat dimiliki oleh
Telkom sekaligus menjadi satu-satunya TIME operator di Indonesia,
TelkomVision diposisikan sebagai bisnis media dan edutainment yang
merupakan bagian dalam bisnis TIME (
Telecommunication, Information, Media and Edutainment)
tersebut, sehingga kedepan bisnis televisi berlangganan TelkomVision
akan terus dikembangan baik dari sisi program, jenis dan media layanan
dengan inovasi-inovasi terbaru.
Produk layanan DTH (
direct to home)
prepaid (prabayar)
menjadi andalan TelkomVision sekaligus pelopor bagi bisnis televisi
berlangganan milik pemerintah ini sampai sekarang, dengan layanan
tersebut pelanggan dimudahkan untuk memilih program dengan harga yang
sangat terjangkau. Untuk mengembangkan pelanggan DTH
postpaid
(pascabayar) TelkomVision melakukan sinergy dengan Telkom dengan
meluncurkan bandling produk Speedy-YES TV dengan target market semua
pelanggan Speedy Telkom dalam mengoptimalkan kerjasama sinergy Telkom
Group.
Seiring tuntutan perkembangan industri yang berbasis media dan
edutainment yang semakin beragam dan dinamis, mulai tahun 2011
TelkomVision hadir dengan logo dan semangat baru untuk memperkuat
komitmen dan posisinya sebagai penyedia layanan TV berbayar yang terbaik
kepada pelanggan melalui program-programnya yang inspiratif, yang
ditujukan untuk memperkaya kehidupan pelanggannya. Logo baru
TelkomVision mengangkat tema menyerupai bintang yang menunjuk ke 5 arah
yang melambangkan harmonisasi antara 5 elemen kehidupan, serta visi
TelkomVision yang menyatukan berbagai layanan multimedia.
Di masa mendatang, secara berkesinambungan TelkomVision berencana
akan terus melakukan pengembangan produk layanan dengan tetap
mengoptimalkan program sinergy dengan Telkom Group. Pada tahun 2011
telah diluncurkan produk IPTV ”Groovia TV” dan akan terus dikembangkan
untuk televisi mobile,
Value Added Service (VAS), dan
interactive content,
dengan pengembangan layanan yang berorientasi kepada konsumen, serta
inovasi dan perbaikan yang berkesinambungan, TelkomVision optimis untuk
bisa menjadi yang terdepan di industrinya.
Pada tahun 2013, pengusaha nasional Chairul Tanjung melalui perusahaannya yaitu Trans Corp membeli 80% saham TelkomVision, meskipun pada awalnya keputusan ini sempat ditentang oleh DPR RI.
Menteri BUMN Dahlan Iskan sempat juga ikut untuk menyelesaikan
penjualan salah satu aset Telkom ini dengan alasan selama dipegang oleh
Telkom, TelkomVision terlihat stagnan dalam hal penghasilan meskipun
memiliki prospek bagus sebagai salah satu pemain lama di bisnis televisi
berlangganan.
Kedepannya Telkom dengan sisa 20% saham akan lebih fokus kepada
infrastruktur sementara Trans Corp fokus kepada pengembangan konten.
Pencapaian
Logo kedua Telkomvision dari 23 September 2007 sampai 1 Desember 2010.
- TelkomVision merupakan perusahaan swasta nasional yang bergerak
dalam bidang jasa penyiaran TV berbayar dengan memiliki izin
penyelenggara siaran berbasis kabel dan satelit. Untuk layanan berbasis
kabel cakupan telah tersebar di beberapa kota di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar dan beberapa kota besar lainnya. Untuk yang berbasis satelit atau DTH (direct to home) cakupan mencapai siaran seluruh wilayah Indonesia yang termasuk dalam jaringan satelit Telkom-1.
- TelkomVision didirikan pada tanggal 7 Mei 1997 dan layanan hingga
tahun 2008 telah mengalami beberapa kali perubahan baik dari susunan
pengurus perseroan maupun kepemilikan saham. Perubahan tersebut terjadi
seiring dinamika dan regulasi bisnis yang berkembang sangat cepat
sehingga perusahaan perlu melakukan penyesuaian untuk menyongsong bisnis
multimedia di masa mendatang.
- Pada bulan Agustus 2008, PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. melalui
anak perusahaannya PT Multimedia Nusantara mengambil alih saham
TelkomVision dari Datakom Asia sehingga komposisi kepemilikan saham
TelkomVision telah seluruhnya dimiliki oleh PT Telekomunikasi Indonesia,
Tbk.
- TelkomVision dalam perkembangan bisnisnya meluncurkan produk unggulannya, yaitu YesTV,
TV berbayar dengan dua metode pembayaran yakni layanan prabayar dengan
sistem voucher dan layanan dengan sistem abonemen atau berbayar bulanan.
Sistem prabayar tersebut memungkinkan pelanggan memiliki keleluasaan
menikmati tayangan berlangganan sesuai dengan pilihan dan harga tanpa
harus membayar bulanan. Bagi pelanggan yang memilih untuk berlangganan
dengan system abonemen dapat memilih berbagai paket basic dan paket a la carte dengan pilihan channel menarik.
- Dengan berkembangnya industri multimedia dan jasa telekomunikasi
maka TelkomVision bersama Telkom Group terus mengembangkan produk baru
antara lain IPTV (internet protokol television). Pengembangan
produk ini merupakan wujud komitmen TelkomVision dalam memenuhi
permintaan pasar yang terus meningkat seiring kemajuan teknologi untuk
menjadi pemain utama dan terbesar dalam bidang multimedia dan jasa
televisi berbayar di wilayah Asia.
- Pada tanggal 7 Mei 2012, tepat di usia yang ke-15 tahun, TelkomVision mengganti mottonya dengan Nice & Easy.
Daftar saluran televisi
Inhouse
| Kode |
Nama saluran |
Bahasa |
Kategori |
| 001 |
TelkomVision Jendela |
Indonesia |
Informasi |
| 001 |
Bioskop TelkomVision |
Indonesia |
Film |
| 001 |
Indonesia Channel |
Indonesia |
Ragam budaya |
| 011 |
TelkomVision Allegro |
Indonesia |
Musik |
| 033 |
TelkomVision Ananda |
Indonesia atau Inggris |
Anak-anak |
| 100 |
TelkomVision Arena |
Indonesia atau Inggris |
Olahraga |
| - |
TelkomVision Amara |
Indonesia |
Wanita |
Hiburan
| Kode |
Nama saluran |
Bahasa |
| 106 |
DIVA Universal |
Inggris |
| 112 |
FOX |
Inggris |
| 113 |
Fox Crime |
Inggris |
| 114 |
Star World |
Inggris |
| 115 |
E! Entertainment |
Inggris |
| 116 |
Asian Food Channel |
Ragam bahasa di Asia |
| 117 |
TLC |
Inggris |
| 118 |
Discovery Turbo |
Inggris |
| 119 |
Nat Geo Adventure |
Inggris |
| 120 |
FX |
Inggris |
| 121 |
Channel V |
Inggris |
| 122 |
AXN |
Inggris |
| 123 |
Animax |
Inggris atau Jepang |
| 405 |
Fashion TV |
Inggris |
| 409 |
Outdoor Channel |
Inggris |
| 450 |
MTV |
Inggris |
| 506 |
KIX |
Inggris |
| 507 |
SET One |
Inggris |
| 508 |
KBS World |
Inggris atau Korea |
| 550 |
Syfy Universal |
Inggris |
| 551 |
Universal Channel |
Inggris |
| 555 |
Sony Entertainment Television |
Inggris |
| 812 |
NHK World Premium |
Inggris atau Jepang |
Film
| Kode |
Nama saluran |
Bahasa |
| 102 |
HBO |
Inggris |
| 103 |
Cinemax |
Inggris |
| 104 |
HBO Signature |
Inggris |
| 105 |
Fox Movies Premium |
Inggris |
| 107 |
MGM Channel |
Inggris |
| 108 |
Celestial Movies |
Jepang, Kanton dan Mandarin |
| 604 |
HBO Hits |
Inggris |
| 605 |
HBO Family |
Inggris |
| 610 |
Thrill |
Inggris |
| 612 |
Fox Family Movies |
Inggris |
Olahraga
| Kode |
Nama saluran |
Bahasa |
| 109 |
STAR Sports |
Inggris |
| 110 |
Fox Sports |
Inggris |
| 701 |
beIN Sport 1 |
Indonesia atau Inggris |
| 702 |
beIN Sport 2 |
Indonesia atau Inggris |
| 707 |
Fight Channel |
Inggris |
Pendidikan
| Kode |
Nama saluran |
Bahasa |
| 125 |
Quran TV |
Arab |
| 125 |
Nat Geo Wild |
Inggris |
| 126 |
National Geographic Channel |
Inggris |
| 132 |
Discovery Channel |
Inggris |
| 133 |
Animal Planet |
Inggris |
| 150 |
TV Edukasi |
Indonesia |
| 151 |
Quran Takziah |
Indonesia dan Arab |
| 203 |
Discovery Science |
Inggris |
| 206 |
Biography Channel |
Inggris |
| 207 |
History Channel |
Inggris |
Anak-anak
| Kode |
Nama saluran |
Bahasa |
| 127 |
Cartoon Network |
Inggris |
| 128 |
JimJam |
Inggris |
| 129 |
Disney Channel |
Inggris |
| 130 |
Disney Junior |
Inggris |
| 304 |
Nickelodeon |
Inggris |
| 305 |
Nick Jr. |
Inggris |
Berita
| Kode |
Nama saluran |
Bahasa |
| 134 |
CNN International |
Inggris |
| 135 |
BBC World News |
Inggris |
| 136 |
CNBC Asia |
Inggris |
| 803 |
Bloomberg Television |
Inggris |
| 806 |
Al Jazeera English |
Inggris |
| 807 |
France 24 |
Inggris atau Perancis |
| 809 |
DW-TV Asia |
Inggris atau Jerman |
| 810 |
Australia Network |
Inggris |
TV Nasional
| Kode |
Nama saluran |
| - |
Bloomberg TV Indonesia |
| - |
BeritaSatu TV |
| - |
NET. |
| - |
Spacetoon |
| 124 |
TVRI |
| 137 |
Alif TV |
| 138 |
RCTI |
| 139 |
tvOne |
| 140 |
Metro TV |
| 141 |
Indosiar |
| 142 |
ANTV |
| 143 |
Global TV |
| 144 |
SCTV |
| 145 |
Trans TV |
| 146 |
Trans 7 |
| 147 |
MNCTV |
| 148 |
B Channel |
| 149 |
Kompas TV |
Paket berlangganan
Prabayar
Paket prabayar TelkomVision menggunakan sistem voucher yang mirip
dengan voucher isi ulang pada telepon genggam. Namun pelanggan
diwajibkan untuk membeli dulu peralatan yang dibutuhkan untuk bisa
menikmati tayangan TelkomVision sistem prabayar ini yaitu diantaranya
parabola dan dekoder. Pelanggan selanjutnya hanya memilih voucher yang
diinginkan untuk bisa menikmati tayangan. Seluruh voucher paket tayangan
berlaku untuk satu bulan dan disertakan juga tambahan yaitu
saluran-saluran televisi nasional
TelkomVision bekerjasama dengan tiga produsen dekoder untuk paket prabayar ini yaitu Tanaka, Dipizia dan Skyworth. Sejak tahun 2012, TelkomVision meluncurkan dekoder baru yang mendukung kompresi MPEG4 meskipun belum mendukung format gambar
high definition (HD)
Pascabayar
Paket pascabayar TelkomVision tidak jauh berbeda dengan penyedia
layanan televisi berlangganan lainnya. Disertakan paket basic yaitu
paket wajib yang harus diambil pelanggan ketika berlangganan dan paket a
la carte atau paket tambahan yang bisa secara optional
diambil/ditambahkan oleh pelanggan. Seluruh paket basic yang pelanggan
pilih sudah disertakan saluran-saluran televisi nasional Indonesia.
Untuk peralatannya sendiri, pihak TelkomVision meminjamkannya kepada
pelanggan yang bersangkutan. TelkomVision menggunakan dekoder Skyworth
terbaru yang mendukung kompresi gambar MPEG4 untuk para pelanggan
pascabayar.